Begini Cara Mengoptimalkan Penggunaan Mobil Matik di Tanjakan dan Turunan

20-February-2019

Category : Mesin
Begini Cara Mengoptimalkan Penggunaan Mobil Matik di Tanjakan dan Turunan

Kebutuhan penggunaan mobil dengan transmisi otomatis semakin meningkat. Terlebih kondisi jalan kota-kota besar semakin macet dan padat.Dengan menggunakan transmisi otomatis, pengemudi akan mendapatkan kemudahan dan kesenangan dalam berkendara.

Namun, saat di tanjakan atau turunan, masih banyak pengendara yang belum bisa mengoptimalkan tenaga dari mobil bertransmisi otomatis. Padahal dengan sistem transmisi yang bisa bekerja sendiri, mobil matik memiliki banyak keuntungan, salah satunya soal kemudahan saat mengendalikan. Pengemudi tinggal mengatur pijakan pada pedal rem dan pedal gas, kendaraan akan bergerak naik.

Nah, untuk mengoptimalkan penggunaan mobil matik saat di jalanan naik-turun curam ada beberapa hal yang wajib jadi perhatian. Salah satunya adalah menggunakan fitur Over Drive (O/D). Over Drive (O/D) merupakan opsi yang disematkan pada jenis transmisi otomatis. Opsi O/D digunakan ketika mesin membutuhkan putaran mesin lebih tinggi, khususnya pada posisi menanjak dan mendahului kendaraan. Selain itu gunakan gigi rendah. Hal tersebut untuk menghasilkan torsi lebih maksimal sesuai kebutuhan tenaga. Sementara untuk kontur jalan menurun, posisi 1/L (low) membantu pengereman melalui engine brake.
Sementara untuk kontur jalan menanjak landai, sebaiknya pindahkan tuas pada posisi 2/S (Second). Pada posisi tersebut, menghasilkan kombinasi tepat antara torsi dan tenaga untuk menaklukkan jalur menanjak.

Jika mobil matik Anda sudah dilengkapi fitur shifttronic atau tuas bisa dipindahkan secara manual, sebaiknya gunakan. Tujuannya untuk mengatur tenaga sesuai dengan kontur jalan. Oh ya, fitur ini juga memungkinkan pengemudi mendapatkan engine brake tambahan saat jalan menurun, jika memakai gigi lebih rendah.


Foto: Shutterstock/delphinmedia

Related Articles

Pada skuter matik atau skutik, fungsi kopling dan transmisi digantikan sistem CVT untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang.

Sebagian pengguna mobil mungkin pernah membeli ban. Namun kode produksinya bukan tahun sekarang. Bila mengalami kondisi seperti itu, sebaiknya jangan berasumsi bahwa ban sudah kadaluarsa. Faktanya ban tidak memiliki masa kadaluarsa, sepanjang disimpan dengan baik ban tetap dapat digunakan.

Belakangan ini makin banyak sepeda motor dengan konstruksi mesin DOHC. DOHC adalah singkatan dari Double Over Head Camshaft, atau mesin yang dalam satu piston mempunyai dua pasang overhead.

Alternator mobil juga biasa disebut sebagai dinamo ampere. Alternator adalah sebuah komponen pada mobil yang berfungsi menghasilkan arus listrik bagi semua komponen yang membutuhkan aliran listrik, seperti AC, lampu mobil, dan audio mobil.

Related Products