Jeduk-Jeduk, Tanda Suspensi Dan Kaki Minta Dicek

29-May-2018

Category : Suspensi
Jeduk-Jeduk, Tanda Suspensi Dan Kaki Minta Dicek

Tambahkan agenda persiapan mudik Anda, dengan kunjungan ke bengkel untuk pemeriksaan mobil, sebelum berangkat. Apalagi, kalau mobil banyak mengeluarkan suara-suara misterius seperti ‘jedak-jeduk’ dari area kaki-kakinya. Besar kemungkinan ada masalah dengan komponen suspensi mobil.

Bunyi berisik tersebut biasanya berasal dari benturan komponen karena oli sokbreker berkurang atau sudah menjadi encer. Sokbreker bocor atau tidak berfungsi, lama-lama akan menimbulkan bunyi. Kinerja sokbreker juga jadi lemah dan berkurang. Ini bisa mempengaruhi keseimbangan mobil, mobil jadi kurang stabil dan limbung, bahkan di jalan lurus sekalipun

 

Begitu juga kalau karet support-nya sudah aus. Karet support adalah karet peredam yang terpasang pada dudukan bagian atas shockbreaker mobil. Karena terus tertekan dan sokbreker mengayun, rebound, lama-lama karet akan menipis dan muncul celah pada dudukan atas schokbreaker mobil. Celah ini yang menimbulkan bunyi saat mobil bergerak, mengalami hentakan atau benturan.

 

Suara berisik atau jedak-jeduk tersebut bisa disebabkan oleh kerusakan Bushing Arm. Bushing Arm merupakan selongsong besi yang disokong karet. Bushing Arm bertugas meredam getaran di bagian sambungan antar komponen suspensi mobil dari logam tersebut.

 

Kemungkinan lain, problem di ball joint. Ball joint bekerja seperti sendi pada tulang manusia, dia dapat berputar dan burubah sudut kemiringannya mengikuti arah gerak roda. Kerusakan awal pada ball joint ditandai dengan terdapat rembesan seperti oli di sekitarnya, karena karet pelindungnya mulai robek. Kalau dibiarkan akan muncul bunyi,, dan suatu saat ball joint bisa lepas sehingga roda depan tidak bisa tegak lagi.

Related Articles

Kampas rem merupakan salah satu spareparts motor terpenting. Keselamatan dan kenyamanan pengendara motor sangat ditentukan oleh kinerja rem berikut segala komponennya. Spareparts ini yang menentukan kapan dan bagaimana motor mesti berhenti, apalagi saat menghadapi situasi kritis.

Ban dalam motor merupakan spareparts yang harus benar-benar pas, tidak boleh kekecilan atau kegedean. Ban dalam yang terlalu besar, jadi lebih mudah rusak atau bocor. Hal ini karena saat terpasang ada bagian ban dalam yang terlipat atau terjepit.

Ban dalam sama pentingnya dengan ban luar. Apalagi karena ban dalam ini merupaka spare parts motor yang tak terlihat. Kondisi dan kualitasnya mesti dipastikan selalu benar-benar baik untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Ban dalam yang kondisinya buruk karena terlalu sering ditambal atau kualitasnya tidak bagus, kinerja dan daya tahannya juga buruk.

Spareparts satu ini ukurannya memang kecil, bentuknya sepele sehingga sering dipandang sebelah mata, tutup pentil.

Related Products