Cegah Aki Tekor Selama Ditinggal Mudik

11-June-2018

Category : Perlistrikan
Cegah Aki Tekor Selama Ditinggal Mudik

Tahun ini memilih untuk mudik dengan angkutan umum? Perjalanan mudik dengan bus, kereta atau pesawat, memang salah satu pilihan praktis. Motor bisa istirahat panjang di rumah. Tapi sebelum berangkat, pastikan motor ditinggalkan dalam kondisi aman.

Tak hanya aman dari jangkauan tangan jahat, tapi juga aman untuk komponen-komponennya. Terutama aki motor, bagian ini sering ‘ngambek’, aki tekor setelah ditinggalkan atau tidak dipakai dalam waktu lama. Agar aki tetap menyimpan stroom dan tetap sehat saat akan dipakai lagi, penyimpanannya perlu langkah cermat.

 

Kalau liburan atau waktu mudiknya cukup lama, cabut aki motor sebelum ditinggalkan. Jika aki tidak dicabut, listrik akan terus mengalir. Ini yang menyebabkan aki soak, tekor saat akan dipakai lagi. Jangan sampai pulang libur panjang malah harus belanja aki kan...

 

Sebelum disimpan, cek kondisinya. Pastikan aki sudah terisi sebelum disimpan, charge selama 8-12 jam sesuai daya yang disarankan. Periksa kondisi fisiknya, casing dan kutub atau terminalnya, bersihkan dari segala kotoran atau kerak. Kalau pakai aki basah, sebelum disimpan, cek level larutan elektrolit dan isi sampai batas optimal.

 

Pastikan semua sambungan seri atau paralel sudah dilepas, baru disimpan. Penyimpanannya juga perlu hati-hati. Simpan di tempat aman : sejuk, tidak terlalu panas maupun terlalu dingin serta kering. Saat akan dipakai lagi, charga kembali sampai terisi penuh. Selamat liburan...

Related Articles

Kampas rem merupakan salah satu spareparts motor terpenting. Keselamatan dan kenyamanan pengendara motor sangat ditentukan oleh kinerja rem berikut segala komponennya. Spareparts ini yang menentukan kapan dan bagaimana motor mesti berhenti, apalagi saat menghadapi situasi kritis.

Ban dalam motor merupakan spareparts yang harus benar-benar pas, tidak boleh kekecilan atau kegedean. Ban dalam yang terlalu besar, jadi lebih mudah rusak atau bocor. Hal ini karena saat terpasang ada bagian ban dalam yang terlipat atau terjepit.

Ban dalam sama pentingnya dengan ban luar. Apalagi karena ban dalam ini merupaka spare parts motor yang tak terlihat. Kondisi dan kualitasnya mesti dipastikan selalu benar-benar baik untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Ban dalam yang kondisinya buruk karena terlalu sering ditambal atau kualitasnya tidak bagus, kinerja dan daya tahannya juga buruk.

Spareparts satu ini ukurannya memang kecil, bentuknya sepele sehingga sering dipandang sebelah mata, tutup pentil.

Related Products