Bearing Open dan Close, Beda jenis Berbeda Pula Cara Perlakuannya

30-January-2019

Category : Bearing
Bearing Open dan Close, Beda jenis Berbeda Pula Cara Perlakuannya

Bearing atau laher kerap dilupakan perawatannya oleh pemilik sepeda motor. Padahal peran bearing amat vital serta menentukan keseimbangan terhadap laju kendaraan itu sendiri.

Jika bearing tidak dirawat dengan baik maka akan menyebabkan keseimbangan laju pada roda akan kacau serta dapat menyebabkan kecelakaan.Rusaknya komponen rel cakram yang disebabkan karena putaran roda tidak stabil. Dan getaran berlebih pada roda akan diteruskan kesemua bodi kendaraan, sehingga komponen lainnya berisiko rusak.

Bearing yang dipakai pada sepeda motor biasanya berjenis ball bearing baik yang bertipe open (tidak ada penutup di kedua sisinya) dan close (bertutup). Meski fungsi dan kinerjanya sama saja, namun perlakuan bearing tipe open dan close ternyata jauh berbeda, terutama dalam hal perawatan.

Untuk bearing atau laher tipe terbuka memiliki kelemahan cepat sekali aus karena tidak ada pelumas/gemuk yang dapat bertahan di bola putarnya. Artinya pemilik sepeda motor harus sering-sering memperhatikan kondisinya, dan berikan pelumasan secara rutin agar perputaran bearing tersebut selalu maksimal.

Sementara bearing tipe close yang memiliki penutup pada kedua sisinya, baik penutup karet maupun penutup lempengan atau seng, terbilang tahan banting. Pasalnya bearing/laher jenis ini bisa mempertahankan gemuk pelumas tetap di dalam dan melumasi bola putar. Artinya jangan sesekali membuka kedua penutupnya.

Jika hendak menambahkan gemuk, usahakan membuka penutup bearing pada satu bagian saja. Selain itu pasang saat memasang kembali laher, usahan bagian yang tutupnya dibuka menghadap ke dalam. Hal ini untuk mencegah air atau kotoran masuk ke dalam bearing.

Related Articles

Pada skuter matik atau skutik, fungsi kopling dan transmisi digantikan sistem CVT untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang.

Sebagian pengguna mobil mungkin pernah membeli ban. Namun kode produksinya bukan tahun sekarang. Bila mengalami kondisi seperti itu, sebaiknya jangan berasumsi bahwa ban sudah kadaluarsa. Faktanya ban tidak memiliki masa kadaluarsa, sepanjang disimpan dengan baik ban tetap dapat digunakan.

Belakangan ini makin banyak sepeda motor dengan konstruksi mesin DOHC. DOHC adalah singkatan dari Double Over Head Camshaft, atau mesin yang dalam satu piston mempunyai dua pasang overhead.

Alternator mobil juga biasa disebut sebagai dinamo ampere. Alternator adalah sebuah komponen pada mobil yang berfungsi menghasilkan arus listrik bagi semua komponen yang membutuhkan aliran listrik, seperti AC, lampu mobil, dan audio mobil.

Related Products