Tutup Pentil, Kecil Tapi Besar Manfaatnya

10-August-2018

Category : Roda & Ban
Tutup Pentil, Kecil Tapi Besar Manfaatnya

Spareparts satu ini ukurannya memang kecil, bentuknya sepele sehingga sering dipandang sebelah mata, tutup pentil.

Akibatnya, ketika keberadaannya tidak ada, sering diabaikan. Di sejumlah forum atau social media komunitas otomotif, masih selalu menjadi diskusi seru, apakah tidak pakai tutup pentil bisa ditilang. 

Dalam Undang-Undang Lalu Lintas terbaru, No.22 Tahun 2009, memang tidak ada aturan spesifik mengenai denda tilang atau hukuman bila motor atau mobil tidak punya tutup pentil. Tapi polisi akan memberi peringatan bila tidak ada tutup pentil. Kenapa? Karena peranti mungil ini memang punya fungsi vital.

Menurut data lembaga keselamatan jalan raya Amerika Serikat, NHTSA (National Highway Traffic Administration), 85% penyebab berkurangnya tekanan angin ban adalah akibat kebocoran halus yang terjadi dalam periode lama. Salah satu sumbernya adalah tidak adanya tutup pentil.

Tutup pentil atau valve cap berfungsi mereduksi kebocoran pentil untuk menjaga tekanan angin ban, agar tidak cepat berkurang, apalagi secara drastis. Hal ini sangat penting ketika kendaraan sedang melaju di kecepatan tinggi. Ketika tiba-tiba terjadi penurunan tekanan ban secara drastis, motor atau mobil bisa kehilangan kendali dan memicu kecelakaan. 

Kerusakan pada pentil merupakan salah satu penyebab tekanan angin berkurang. Biasanya disebabkan adanya celah yang cukup longgar untuk angin keluar. Kerusakan pentil ini umumnya disebabkan karena masa pakai, seperti karat. Korosi atau karat memunculkan celah dalam ban. Selain itu karet sil antara pentil dengan pelek, jika sudah terlalu lama dan kotor akan getas dan menjadi jalur keluar angin. Kalau sudah getas atau pentil karatan, mau tak mau harus ganti ban dalam. Karena meremehkan spareparts kecil, risikonya jadi panjang kan...

Nah, disinilah valve cap menjalankan tugas pentingnya, melindungi pentil ban dari kotoran. Debu atau air yang masuk ke pentil dapat merusak katup, membuat material karet sebagai sil di dalam valve menjadi getas,atau menyebabkan terjadinya korosi. 

Kebayang kan, bila motor atau mobil tengah melaju di tengah jalan penuh partikel debu, sementara ban tidak punya tutup pentil. Seperti menampung semua penyebab korosi dan getas tadi. Nah, spareparts kecil inilah yang mencegah kotoran masuk ke pentil. Jadi, biar kecil, jangan diabaikan ya...

Related Articles

Kampas rem merupakan salah satu spareparts motor terpenting. Keselamatan dan kenyamanan pengendara motor sangat ditentukan oleh kinerja rem berikut segala komponennya. Spareparts ini yang menentukan kapan dan bagaimana motor mesti berhenti, apalagi saat menghadapi situasi kritis.

Ban dalam motor merupakan spareparts yang harus benar-benar pas, tidak boleh kekecilan atau kegedean. Ban dalam yang terlalu besar, jadi lebih mudah rusak atau bocor. Hal ini karena saat terpasang ada bagian ban dalam yang terlipat atau terjepit.

Ban dalam sama pentingnya dengan ban luar. Apalagi karena ban dalam ini merupaka spare parts motor yang tak terlihat. Kondisi dan kualitasnya mesti dipastikan selalu benar-benar baik untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Ban dalam yang kondisinya buruk karena terlalu sering ditambal atau kualitasnya tidak bagus, kinerja dan daya tahannya juga buruk.

Spareparts satu ini ukurannya memang kecil, bentuknya sepele sehingga sering dipandang sebelah mata, tutup pentil.

Related Products