Ganti Bohlam Watt Besar, Kok Malah Redup?

06-August-2018

Category : Perlistrikan
Ganti Bohlam Watt Besar, Kok Malah Redup?

Punya lampu motor terang benderang memang nyaman, dan keren.

Ganti spareparts lampu, bohlam, biasa jadi pilihan paling praktis. Dari bohlam dengan daya standar bawaan pabrik, diganti bohlam dengan watt yang lebih besar. 

Tapi, bukannya makin terang, yang terjadi justru sebaliknya. Setelah ganti bohlam dengan watt besar, bukannya makin terang, lampu malah jadi redup. Atau, aki motor jadi cepat tekor. Kenapa bisa begitu? 

Mengganti bohlam lampu motor tidak sesederhana mengganti bohlam lampu biasa. Ini karena sistem kelistrikan motor berkaitan dengan mesin dan suplai dari aki. Untuk bisa meningkatkan intensitas cahaya, mendapatkan lampu yang lebih terang, mesti memahami sistem kelistrikan motor. Motor kita pakai arus AC atau DC?

 

Arus AC, Ganti Watt Kecil
Sistem lampu motor, terutama bebek dan skutik, kebanyakan menggunakan arus AC dibanding DC. Apa artinya? Agar lampu utama menyala, mesin harus hidup lebih dulu. Besar cahaya yang dipancarkan sangat tergantung putaran mesin. Semakin tinggi putaran mesin, makin terang juga intensitas cahaya atau sorot lampu utama.

Akibatnya, cahaya yang dikeluarkan dirasa tidak stabil. Kadang kurang terang bila motor melambat. Ini menjadi salah satu alasan utama untuk ganti bohlam. Misalnya, 12V/18W, dibikin jadi 12/35W atau 12V/55W. Apakah lampu jadi lebih terang? Sebaliknya, penggantian spek bohlam dari watt kecil ke watt lebih besar, justru menghasilkan cahaya yang lebih redup. 

Besaran tegangan dan arus yang dikeluarkan sepul sangat tergantung putaran mesin. Bila watt lampu terlalu besar, arus listrik yang dihasilkan sepul tidak seimbang. Sepul tidak mampu menyuplai spek bohlam lampu yang lebih besar dari standar. Akibatnya, bukannya lebih terang, lampu malah jadi redup. 

Besar-kecil arus listrik ke bohlam lampu juga diatur dan dibatasi oleh kiprok. Ini untuk menjaga agar arus yang dikeluarkan tidak terlalu besar dan cahaya yang dipancarkan tidak gede. Kiprok standar mengalirkan arus sesuai kebutuhan bohlam lampu standar. Jadi, meskipun bohlam diganti watt yang lebih besar dan rpm digeber, lampu tidak jadi lebih terang.

Solusinya, kalau ingin mendapatkan lampu dengan cahaya yang lebih terang, spek bohlam jangan diperbesar. Ganti lampu standar dengan bohlam yang lebih kecil. Sistem kelistrikan motor tetap bekerja menyuplai arus untuk bohlam lampu watt besar, tapi yang menerima bohlam dengan daya kecil. Bohlam mendapat suplai arus berlimpah, cahaya jadi makin terang.

Tapi ingat ya, agar bohlam awet dan tidak cepat putus, jangan terlalu sering menggeber motor hingga di atas rata-rata rpm.

Related Articles

Kampas rem merupakan salah satu spareparts motor terpenting. Keselamatan dan kenyamanan pengendara motor sangat ditentukan oleh kinerja rem berikut segala komponennya. Spareparts ini yang menentukan kapan dan bagaimana motor mesti berhenti, apalagi saat menghadapi situasi kritis.

Ban dalam motor merupakan spareparts yang harus benar-benar pas, tidak boleh kekecilan atau kegedean. Ban dalam yang terlalu besar, jadi lebih mudah rusak atau bocor. Hal ini karena saat terpasang ada bagian ban dalam yang terlipat atau terjepit.

Ban dalam sama pentingnya dengan ban luar. Apalagi karena ban dalam ini merupaka spare parts motor yang tak terlihat. Kondisi dan kualitasnya mesti dipastikan selalu benar-benar baik untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Ban dalam yang kondisinya buruk karena terlalu sering ditambal atau kualitasnya tidak bagus, kinerja dan daya tahannya juga buruk.

Spareparts satu ini ukurannya memang kecil, bentuknya sepele sehingga sering dipandang sebelah mata, tutup pentil.

Related Products