Jangan Abaikan Per Miring, Bikin Umur Pendek

29-July-2018

Category : Suspensi
Jangan Abaikan Per Miring, Bikin Umur Pendek

Shockbreaker motor kesayangan bermasalah? Sebenarnya, problem atau kerusakan pada sparepart motor seperti suspensi bisa dideteksi sejak awal, sebelum menjadi semakin parah.

Per miring yang dimaksud, antara as shockbreaker dengan per (outer spring) posisinya tidak center. Akibatnya per shockbreaker jadi bengkok atau miring dan bergesekan dengan as. Problem ini lama-lama bisa merusak seal dan as shockbreaker di dalamnya bocor. Usia pakai sok jadi lebih pendek.

 

Selain enggak enak dilihat, shockbreaker belakang miring akan mengganggu keseimbangan. Motor jadi kurang stabil, karena sokbreker tidak bisa meredam guncangan secara maksimal. Motor jadi limbung, terutama saat menikung. Selain itu, per miring juga membuat bantingan jadi keras. Karena saat bekerja, meredam guncangan, posisi per tidak lurus.

 

Masalah per miring yang berujung pada berbagai problem handling dan kenyamanan ini, biasanya berasal dari 3 hal.

 

Bos dan karet shockbreaker : getas atau karatan

Shockbreaker sebenarnya bergerak dalam beberapa arah, naik turun dan mengayun, ke depan dan belakang menyesuaikan kontur jalan. Saat beberapa bagian sistem suspensi seperti bos dan karetnya getas atau karatan, gerakan pada komponen yang sudah kaku ini lama kelamaan menyebabkan per miring bahkan bengkok.

 

Anting peninggi

Pendongkrak postur untuk meninggikan ground clearance ini menyimpan potensi masalah pada sistem suspensi motor. Shockbreaker jadi kaku, sementara harus tetap berayun, menjalankan fungsi peredamannya. Yang akan terjadi kemudian, antara shockbreaker miring atau anting patah.

 

Material buruk

Hati-hati mengganti shockbreaker bawaan pabrik dengan produk aftermarket. Pastikan mendapat sparepart motor yang berkualitas, tak hanya tampilan, tapi material dan ketahanan yang bagus.

Related Articles

Kampas rem merupakan salah satu spareparts motor terpenting. Keselamatan dan kenyamanan pengendara motor sangat ditentukan oleh kinerja rem berikut segala komponennya. Spareparts ini yang menentukan kapan dan bagaimana motor mesti berhenti, apalagi saat menghadapi situasi kritis.

Ban dalam motor merupakan spareparts yang harus benar-benar pas, tidak boleh kekecilan atau kegedean. Ban dalam yang terlalu besar, jadi lebih mudah rusak atau bocor. Hal ini karena saat terpasang ada bagian ban dalam yang terlipat atau terjepit.

Ban dalam sama pentingnya dengan ban luar. Apalagi karena ban dalam ini merupaka spare parts motor yang tak terlihat. Kondisi dan kualitasnya mesti dipastikan selalu benar-benar baik untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Ban dalam yang kondisinya buruk karena terlalu sering ditambal atau kualitasnya tidak bagus, kinerja dan daya tahannya juga buruk.

Spareparts satu ini ukurannya memang kecil, bentuknya sepele sehingga sering dipandang sebelah mata, tutup pentil.

Related Products