4 Pertanda Mesin Mobil ‘Kepanasan’

02-July-2018

Category : Mesin
4 Pertanda Mesin Mobil ‘Kepanasan’

Salah satu problem yang banyak terjadi selama musim mudik, mesin overheat. Overheating terjadi saat mesin mobil mencapai temperatur yang terlalu tinggi, melebihi suhu kerja komponen mesin. Terutama di jalur-jalur yang cukup sulit, seperti area dengan tanjakan panjang seperti Nagrek di Jawa Barat atau tol Semarang-Solo, atau macet.

Sebagian besar orang mungkin menganggap kondisi ini hal yang biasa saja, tapi kalau dibiarkan terus menerus akibatnya pada mesin bisa fatal. Untungnya, sebelum ‘kepanasan’ sampai mogok, mesin sebelumnya mengirim sinyal yang cukup jelas. Kita yang harus tanggap menangkap tanda-tanda ‘bahaya’ tersebut.

 

Ngelitik

Saat mobil sedang dikendarai, terjadi ngelitik berkepanjangan terutama ketika melakukan perjalanan yang cukup jauh. Selalu muncul bunyi ngelitik tiap kali gas ditekan dalam-dalam atau naik ke gigi yang lebih tinggi.

 

Mesin Loyo

Ketika suhu mesin kelewat panas, tenaga mesin mobil menjadi berkurang. Mesin jadi tak responsif, disertai oleh ngelitik tadi.

 

Indikator Suhu

Ini pertanda paling jelas, indikator temperatur pada gauge atau dasbor, menunjukkan suhu lebih tinggi dari suhu standar. Bahkan mencapai garis merah, biasanya kalau sampai terjadi, mobil akan mogok.

 

AC Panas

Pada sebagian kendaraan yang dilengkapi dengan sistem safety load akan mengindikasikan ketika mesin mengalami overheating maka secara otomatis beban mesin kendaraan akan diputus ECU, sehingga mesin dapat bekerja tanpa beban khususnya pada sistem pendingin.

Kalau ini sampai terjadi, berikut 5 langkah darurat yang bisa dilakukan :

  1. Berhenti, segera matikan mesin agar terjadi kerusakan lebih parah.
  2. Buka Kap Mesin untuk mempercepat pelepasan panas mesin.
  3. Jangan buka tutup radiator bila mesin masih panas, tunggu 30-40 menit.
  4. Periksa volume air radiator di tabung cadangan air radiator (reservoir), bila kurang isi sampai level maksimum.
  5. Nyalakan mesin, bawa ke bengkel terdekat untuk pengecekan lebih detail.

Related Articles

Kampas rem merupakan salah satu spareparts motor terpenting. Keselamatan dan kenyamanan pengendara motor sangat ditentukan oleh kinerja rem berikut segala komponennya. Spareparts ini yang menentukan kapan dan bagaimana motor mesti berhenti, apalagi saat menghadapi situasi kritis.

Ban dalam motor merupakan spareparts yang harus benar-benar pas, tidak boleh kekecilan atau kegedean. Ban dalam yang terlalu besar, jadi lebih mudah rusak atau bocor. Hal ini karena saat terpasang ada bagian ban dalam yang terlipat atau terjepit.

Ban dalam sama pentingnya dengan ban luar. Apalagi karena ban dalam ini merupaka spare parts motor yang tak terlihat. Kondisi dan kualitasnya mesti dipastikan selalu benar-benar baik untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Ban dalam yang kondisinya buruk karena terlalu sering ditambal atau kualitasnya tidak bagus, kinerja dan daya tahannya juga buruk.

Spareparts satu ini ukurannya memang kecil, bentuknya sepele sehingga sering dipandang sebelah mata, tutup pentil.

Related Products