Bisakah V-Belt CVT Dipakai Untuk Skutik Harian?

31-March-2019

Category : Rantai & Belt
Bisakah V-Belt CVT Dipakai Untuk Skutik Harian?

Pada skuter matik atau skutik, fungsi kopling dan transmisi digantikan sistem CVT untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang.

Komponen di dalam CVT adalah pulley set depan, v-belt, dan juga kampas ganda belakang yang bertanggung jawab pada proses penyaluran tenaga. Maka komponen di dalam CVT inilah yang ikut mempengaruhi akselerasi dan top speed skutik.

Maka untuk yang tak mau memodifikasi mesin, komponen-komponen pada CVT yang dimainkan untuk mendapatkan tarikan lebih agresif. Selain mengganti roller yang ringan, pulley set dengan sudut tertentu, hingga mengganti v-belt racing yang high performance.

Namun untuk penggunaan harian, v-belt racing tidak sepenuhnya direkomendasikan.Sebab v-belt CVT racing yang banyak dijajakan di pasaran didesain lebih pendek untuk mendapatkan akselerasi spontan. Selisih panjangnya dengan v-belt standar bisa hingga 3 mata atau mencapai 0,5 milimeter. Sebaliknya beberapa produsen v-belt racing juga membuat ukuran yang lebih panjang untuk kebutuhan yang berbeda.

Nah, penggunaan v-belt dengan panjang yang tidak sesuai dengan v-belt bawaan bakal menjadi masalah di kemudian hari. Karena bisa membuat pulley tertarik dan permukaannya cepat aus karena dipaksa menarik v-belt yang ketat. Biasanya v-belt racing juga dibuat dari bahan yang tak mudah mulur dengan lapisan karbon.

Seandainya dapat belt yang lebih pendek dengan komposisi pulley dan roller standar maka tarikan saat putaran awal seperti tertahan. Selain pulley, bearing pully belakang yang berhubungan langsung dengan girboks juga tidak akan berputar mulus.

Sementara v-belt yang agak panjang akan membuat skutik terasa selip. Ciri utamanya, ketika dipasang dan gas dibuka, sedikit ada gejala belt paling atas bergerak naik turun. Gerakannya seperti mau menampar cover CVT.

Maka sebaiknya penggunaan v-belt racing dibarengi dengan penggantian pulley, roller, dan setting khusus CVT untuk keperluan high performance. Sejatinya semua perangkat penggerak skutik tersebut wajib dipakai perset jika mau performanya maksimal.

 

Foto: Shutterstock/Aleksandr Shilov

Related Articles

Pada skuter matik atau skutik, fungsi kopling dan transmisi digantikan sistem CVT untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang.

Sebagian pengguna mobil mungkin pernah membeli ban. Namun kode produksinya bukan tahun sekarang. Bila mengalami kondisi seperti itu, sebaiknya jangan berasumsi bahwa ban sudah kadaluarsa. Faktanya ban tidak memiliki masa kadaluarsa, sepanjang disimpan dengan baik ban tetap dapat digunakan.

Belakangan ini makin banyak sepeda motor dengan konstruksi mesin DOHC. DOHC adalah singkatan dari Double Over Head Camshaft, atau mesin yang dalam satu piston mempunyai dua pasang overhead.

Alternator mobil juga biasa disebut sebagai dinamo ampere. Alternator adalah sebuah komponen pada mobil yang berfungsi menghasilkan arus listrik bagi semua komponen yang membutuhkan aliran listrik, seperti AC, lampu mobil, dan audio mobil.

Related Products