TV Bikin Aki Mobil Tekor?

16-July-2018

Category : Perlistrikan
TV Bikin Aki Mobil Tekor?

Instalasi in car entertainment memang sangat membantu. Apalagi untuk yang sering menghabiskan waktu di tengah macet atau perjalanan jauh seperti liburan.

Film, musik sampai berita bisa dinikmati sepanjang jalan, apalagi kalau monitor atau TV-nya memanjakan mata alias cukup besar. Tapi banyak disebut, TV bikin aki mobil cepat tekor?

 

Mobil yang dilengkai perangkat audio video ekstra, memang membutuhkan suplai kelistrikan yang ekstra pula. Tak bisa lagi hanya mengandalkan sistem kelistrikan mobil atau aki standar.

 

Bayangkan mobil yang dilengkai head unit/DVD player, monitor plus subwoofer dan power amplifier untuk mendongkrak sistem audionya, dan semua membutuhkan daya listrik. Daya yang dihasilkan aki standar biasanya berkisar 360 Watt. Sudah jelas kan, kenapa aki jadi cepat tekor.

 

Tapi tenang, ini bisa diantisipasi dengan memperhatikan beberapa spareparts mobil di sistem kelistrikan.

 

Alternator

Spareparts mobil ini bertugas mengisi aki mobil. Gunakan alternator sesuai dengan beban listrik. Ganti dengan yang lebih besar atau tambahkan penguat bila beban sistem kelistrikan mobil juga lebih besar. Pastikan kebersihan, kekencangan dan kualitas soket kabel-kabelnya. Alternator yang sehat akan memastikan sistem kelistrikan mobil yang efisien, pasokan listrik pun lancar.

 

Kabel Aki

Gunakanlah kabel besar untuk suplai stroom untu power amplifier. Makin besar ukuran kabel akan makin bagus, karena aliran arus listrik juga lebih mudah.

 

Kabel Ground

Pastikan kualitasnya dan terpasang dengan baik. Penambahan kabel ground amat efektif untuk membuat arus listrik menjadi lebih stabil.

 

Capasitor Bank

Spareparts mobil ini menyimpan arus sementara dan menjaga suplai yang stabil.

Related Articles

Kampas rem merupakan salah satu spareparts motor terpenting. Keselamatan dan kenyamanan pengendara motor sangat ditentukan oleh kinerja rem berikut segala komponennya. Spareparts ini yang menentukan kapan dan bagaimana motor mesti berhenti, apalagi saat menghadapi situasi kritis.

Ban dalam motor merupakan spareparts yang harus benar-benar pas, tidak boleh kekecilan atau kegedean. Ban dalam yang terlalu besar, jadi lebih mudah rusak atau bocor. Hal ini karena saat terpasang ada bagian ban dalam yang terlipat atau terjepit.

Ban dalam sama pentingnya dengan ban luar. Apalagi karena ban dalam ini merupaka spare parts motor yang tak terlihat. Kondisi dan kualitasnya mesti dipastikan selalu benar-benar baik untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Ban dalam yang kondisinya buruk karena terlalu sering ditambal atau kualitasnya tidak bagus, kinerja dan daya tahannya juga buruk.

Spareparts satu ini ukurannya memang kecil, bentuknya sepele sehingga sering dipandang sebelah mata, tutup pentil.

Related Products