Pilih Kabel Aki, Tebal dan Padat Lebih Baik?

18-July-2018

Category : Perlistrikan
Pilih Kabel Aki, Tebal dan Padat Lebih Baik?

Aki merupakan spareparts kendaraan yang penting untuk sistem kelistrikan mobil ataupun motor. Agar kinerja kelistrikan berjalan baik, tak hanya aki, semua komponen aki pendukung mesti dalam kondisi yang tepat. Termasuk salah satu yang terpenting adalah, kabel aki.

Kabel aki memiliki tugas penting, mentransfer arus listrik dari aki ke motor starter, untuk kemudian didistribusikan ke komponen listrik lainnya. Kabel aki mesti dijaga agar selalu dapat mengalirkan listrik dengan lancar dari terminal aki sampai ke starter dan berbagai komponen listrik lainnya.

 

Salah satu kuncinya, pastikan Anda memilih kabel yang berkualitas. Kabel aki yang berkualitas terbuat dari tembaga sepenuhnya, bukan besi yang dilapisi tembaga. Lalu, bagaimana cara mengetahuinya? Gampang, bisa dites kok. Caranya, tempelkan magnet ke kabel. Kalau bisai menempel, bisa dipastikan kabel bukan tembaga murni. Karena, magnet tidak menempel pada tembaga, tetapi besi.

 

Kabel yang digunakan pada kendaraan dikategorikan sebagai Auto-Cable. Yaitu kabel yang spesifikasinya disesuaikan dengan keperluan kendaraan pada umumnya, dengan tegangan kerja 12/24 volt DC. Insulator atau kulit kabelnya dirancang tahan terhadap suhu tinggi dan minyak atau oli. Jadi tidak mudah meleleh, karena bisa memicu korslet.

 

Tidak seperti kabel lainnya, Auto-Cable diukur dari diameter luar keseluruhan atau tebal kabel. Ketebalan insulator berkisa 0.5 - 1 mm. Jadi kabel yang tebalnya 8 mm, biasa memakai satuan AWG (American Wire Gauge), ketebalan kawat konduktor di dalamnya sekitar 6-7mm. Serat tembaga atau konduktor yang cukup tebal dan padat, memungkinkan aliran arus listrik yang lebih baik.

 

Tapi meskipun tebal, kabel mesti tetap fleksibel. Tujuannya, agar mudah diinstalasikan di kendaraan. Lalu saat pemasangan, pastikan kabel terpasang dengan kencang dan disolder pada terminalnya.

Related Articles

Kampas rem merupakan salah satu spareparts motor terpenting. Keselamatan dan kenyamanan pengendara motor sangat ditentukan oleh kinerja rem berikut segala komponennya. Spareparts ini yang menentukan kapan dan bagaimana motor mesti berhenti, apalagi saat menghadapi situasi kritis.

Ban dalam motor merupakan spareparts yang harus benar-benar pas, tidak boleh kekecilan atau kegedean. Ban dalam yang terlalu besar, jadi lebih mudah rusak atau bocor. Hal ini karena saat terpasang ada bagian ban dalam yang terlipat atau terjepit.

Ban dalam sama pentingnya dengan ban luar. Apalagi karena ban dalam ini merupaka spare parts motor yang tak terlihat. Kondisi dan kualitasnya mesti dipastikan selalu benar-benar baik untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Ban dalam yang kondisinya buruk karena terlalu sering ditambal atau kualitasnya tidak bagus, kinerja dan daya tahannya juga buruk.

Spareparts satu ini ukurannya memang kecil, bentuknya sepele sehingga sering dipandang sebelah mata, tutup pentil.

Related Products