Mengenal Jenis Belt, Pengikat dan Penggerak Komponen Mesin

26-July-2018

Category : Rantai & Belt
Mengenal Jenis Belt, Pengikat dan Penggerak Komponen Mesin

Mobil juga butuh sabuk. Kalau sampai bagian ini rusak atau putus, kinerja kendaraan bisa terganggung, bahkan mogok. Belt mobil bertugas menggerakkan atau menghubungkan beberapa komponen di mesin, seperti kompresor AC, pompa power steering, alternator sampai kruk as, dan piston.

Ada 3 jenis belt karet yang menjadi pengikat sekaligus menjaga gerak atau kerja berbagai sparepart mesin di balik kap mobil kita. Salah satu saja putus atau rusak, maka AC, kelistrikan, sampai mesin bisa terganggu hingga mogok kerja. Belt-belt tersebut mesti kuat, tahan lama, sekaligus elastis. Apa saja? Yuk, kita kenali satu per satu.

 

V-belt

Belt yang biasa dipakai pada mobil keluaran lawas. Tugasnya, memutar kompresor AC, pompa power steering, alternator, kipas, dan valve. V-belt mesti selalu dipastikan dalam kondisi prima, karena mudah selip, berisik, rentan air, oli, dan panas. Bila sudah waktunya diganti, biasanya akan menimbulkan bunyi berdecit.

 

Ribbed Belt

Generasi baru atau versi modern V-belt, dipakai pada mobil keluaran terbaru. Tugasnya sama, tapi secara fisik terlihat jelas perbedaannya. Seperti namanya, ribbed belt memiliki alur di sepanjang sisinya. Semakin banyak alur, semakin kecil kemungkinan munculnya gejala slip, getar dan berisik.

 

Timing belt

Ini belt terpenting di mesin mobil kita. Timing belt bertugas meyelaraskan dan menyalurkan putaran kruk as dengan noken as, agar proses buka dan tutup klep sesuai dengan posisi piston dan timing pengapian busi. Kalau sampai putus atau rusak, mesin pun bisa seketika mati. Timing belt mesti kuat dan perawatannya sangat dipengaruhi oleh panas, oli, air dan debu. Bila sudah waktunya ganti, terjadi slip, berisik hingga putus.

Related Articles

Pada skuter matik atau skutik, fungsi kopling dan transmisi digantikan sistem CVT untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang.

Sebagian pengguna mobil mungkin pernah membeli ban. Namun kode produksinya bukan tahun sekarang. Bila mengalami kondisi seperti itu, sebaiknya jangan berasumsi bahwa ban sudah kadaluarsa. Faktanya ban tidak memiliki masa kadaluarsa, sepanjang disimpan dengan baik ban tetap dapat digunakan.

Belakangan ini makin banyak sepeda motor dengan konstruksi mesin DOHC. DOHC adalah singkatan dari Double Over Head Camshaft, atau mesin yang dalam satu piston mempunyai dua pasang overhead.

Alternator mobil juga biasa disebut sebagai dinamo ampere. Alternator adalah sebuah komponen pada mobil yang berfungsi menghasilkan arus listrik bagi semua komponen yang membutuhkan aliran listrik, seperti AC, lampu mobil, dan audio mobil.

Related Products